Kamis, 31 Oktober 2024

Dampak Masa Pandemi yang Berpengaruh pada Gangguan Kesehatan Mental Kaum Milenial dalam Menghadapi Bonus Demografi

Dampak Masa Pandemi yang Berpengaruh pada Gangguan Kesehatan  Mental Kaum Milenial dalam Menghadapi Bonus Demografi 


 Dari sekian juta milenial di dunia ini, pasti tidak pernah terlepas dari masalah bukan? Baik masalah ekonomi, sosial budaya, politik, agama, pendidikan, dan kesehatan. Salah satunya adalah gangguan kesehatan mental. Gangguan kesehatan mental sendiri adalah gangguan serius yang dapat mempengaruhi pemikiran, mood, dan perilaku seseorang. Siapa saja yang berpotensi terkena gangguan kesehatan mental? Jawabannya adalah semua orang, tetapi disini saya hanya akan membahas tentang gangguan kesehatan yang di alami kaum milenial serta kaitannya dengan bonus demografi. 



 Di masa pandemi ini, dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan pembatasan sosial, banyak sekali kaum milenial yang merasa resah dan jenuh karena harus #dirumahaja. Hampir 97% milenial mengalami gangguan kesehatan mental. Berikut beberapa faktor penyebab para milenial mengalami gangguan kesehatan mental:

-Mengalami diskrminasi dan bullying yang terjadi di dunia maya dan dunia nyata.

-Kehilangan pekerjaan, khususnya di masa pandemi ini banyak orang di PHK.

-Stres berat dalam waktu yang lama.

-Terisolasi dari kehidupan sosial. Salah satu contoh, terpapar Covid-19 sehingga harus mengasingkan diri dari orang-orang

-Mengalami kehilangan atau kematian seseorang yang sangat dekat.

-Pengaruh narkoba dan minuman keras yang dapat merusak otak.

Kamis, 10 Oktober 2024

Semut dan Belalang

 Tujuan : Menceritakan Dongeng Semut dan Belalang


Semut dan Belalang


 Suatu ketika di sebuah ladang yang subur, tinggallah keluarga semut yang rajin dan seekor belalang yang pemalas. Meskipun begitu, belalang sangatlah bersahabat dengan keluarga semut. Tidak jarang mereka menyapa satu sama lain ketika berjumpa. Di ladang itu, belalang dikenal sebagai sosok hewan yang malas. Ia senang sekali menghabiskan waktunya untuk bersantai, bernyanyi, menari, atau sekedar berbaring di rumput hijau yang lembut. Belalang menikmati hari-harinya dengan bahagia tanpa pernah memiliki rencana apapun untuk masa depan. "Hidup mengalir seperti air," begitulah katanya. Berbeda dengan belalang, keluarga semut sangatlah rajin. Mereka bekerja dengan keras mencari dan mengumpulkan makanan setiap harinya. Keluarga semut melakukan semuanya ini tanpa merasa lelah. Di suatu siang ketika belalang sedang asyik bernyanyi tiba-tiba rombongan keluarga semut datang melewati tempat peristirahatannya. Merasa semut bekerja lebih rajin membuat belalang keheranan. Ia pun bertanya pada keluarga semut. “Hai keluarga semut! Mengapa kamu terlihat bekerja lebih keras? Daripada kelelahan, bukankah lebih menyenangkan jika kalian bersantai di tempatku ini?” Tanya belalang. “Kami sedang bekerja keras menyiapkan makanan untuk musim dingin nanti. Karena saat musim dingin tiba, tidak ada tanaman yang bisa tumbuh dan kita akan mati kelaparan jika tidak mulai menyiapkannya sedari dini,” jawab semut. Belalang tertawa mendengar jawaban semut. "Musim dingin masih lama temanku, mengapa kalian begitu khawatir. Lihat hari ini sangatlah cerah! Ayo ke mari dan bernyanyi bersamaku," ungkap belalang dengan penuh semangat. "Tidak! Kami rasa kau juga sebaiknya ikut bekerja bersama kami. Musim dingin kali ini akan berjalan sangat panjang. Kamu sebaiknya mulai bekerja menyimpan makanan," balas semut sembari melanjutkan pekerjaannya. Belalang tidak mempedulikan perkataan keluarga semut. Ia pun kembali bermain musik dan menyanyi sedangkan semut kembali bekerja menyimpan makanan.Pertemuan tersebut terjadi di musim semi dan belalang pun memutuskan untuk tidak mendengarkan semut.

 Belalang menghabiskan musim seminya untuk makan, tidur, dan bermain. Hingga berat badannya pun bertambah.  Ketika musim panas tiba, para semut tetap bekerja meskipun terik matahari amat menyengat. Namun belalang belum mulai bekerja. Panasnya sinar matahari membuatnya semakin malas untuk bekerja. "Untuk apa aku menguras tenaga di tengah teriknya matahari, itu hanya akan membuatku cepat lelah," ungkap belalang dalam hatinya. Musim semi berlalu digantikan oleh musim gugur dan belalang masihlah bermalas-malasan. Hingga tanpa terasa tibalah musim dingin. Angin berhembus begitu kencang dan salju mulai turun menyelimuti ladang hingga terlihat semuanya berwarna putih.Semut sudah tahu bahwa musim dingin ini akan berlangsung sangat panjang. Itulah sebabnya mereka bekerja terus-menerus memindahkan pasir dan ranting juga mengumpulkan makanan di sarangnya. Di sisi lain, belalang menemukan dirinya kelaparan. Belalang berusaha mencari makanan di sarangnya namun ia tidak menemukannya. Belalang pun memutuskan untuk mencari makanan ke luar. Sambil kelaparan ia berjalan tertatih-tatih dan meminta sedikit makanan. Belalang itu kini sangat kurus dan lemah sehingga ia tidak dapat melompat jauh. Sudah beberapa jam belalang keluar mencari makan, tiba-tiba saja ia mengingat semut yang bekerja amat keras dari musim semi. Karena merasa tidak menemukan jalan keluar, belalang pun memutuskan untuk mendatangi keluarga semut.belalang tiba di sarang semut dengan tubuh yang lemas. Terlihat dari luar semut sedang menikmati makanannya di dalam sarang yang hangat dan rapi. Seekor semut pun menyadari kehadiran belalang dan segera menghampirinya.






"Bicaralah, ada apa belalang?" Tanya semut pada belalang. "Aku hampir mati kelaparan. Bolehkah aku meminta sebutir gandum, sedikit jelai atau apapun. Tolonglah aku sangat kelaparan." belalang memohon kepada semut. "Apa yang kamu lakukan dari musim semi ketika kami sibuk bekerja mengumpulkan makanan?" Semut berbalik bertanya. Belalang pun menyadari apa yang ia lakukan selama ini. Hari-harinya ia habiskan tanpa melakukan hal-hal yang berguna. Ia hanya bernyanyi, makan, tidur, dan bermain setiap harinya. Kini ia menyesal atas tindakannya selama ini. Semut awalnya berniat tidak mempedulikan belalang karena ia tahu apa yang belalang lakukan selama ini. Namun semut merasa kasihan dan akhirnya membagikan sedikit makanan mereka kepada belalang yang kelaparan. Belalang pun terlihat sangat terharu dan berterimakasih atas kebaikan hati semut. "Ingat ya belalang, lain kali kamu harus ikut bekerja bersama kami sebelum musim dingin tiba!" Semut menasihati belalang dengan tegas."Iya semut, aku berjanji. Mulai saat ini aku tidak akan bermalas-malasan lagi," ungkap belalang dengan penuh penyesalan. Semenjak saat itu, belalang mendapatkan pelajarannya yang amat berharga. Mulai dari musim semi berikutnya ia pun bersemangat membantu keluarga semut bekerja dan mengumpulkan makanan.



Kamis, 26 September 2024

Kebudayaan Indonesia

Kebudayaan Indonesia

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telahmenjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa). Yang merupakanwarisan nenek moyang bangsa Indonesia sejak dahulu kala. Sejarah pembatikan di Indonesia berkaitan dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan kerajaan sesudahnya. Dalam beberapa catatan perkembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada kerajaan Solo dan Yogyakarta. Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi turun menurun, sehingga kadang kalasuatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu.

Beberapa motif batik dapatmenunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini beberapa motif batik tradisional hanya dipakaioleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta. Jenis dan corak batik tradisional tergolong amat banyak, namun corak dan variasinya sesuaidengan filosofi dan budaya masing-masing daerah yang amat beragam. Khasanah budaya bangsaIndonesia yang demikian kaya telah mendorong lahirnya berbagai corak dan jenis batik tradisionaldengan ciri kekhususannya sendiri. Perempuan-perempuan Jawa dimasa lampau menjadikan keterampilan mereka dalammembatik sebagai mata pencaharian sehingga dimasa lalu pekerjaan membatik adalalı pekerjaaneksklusif perempuan. Semenjak industrialisasi dan globalisasi, yang memperkenalkan teknik otomatisasi, batik jenis baru muncul dikenal sebagai batik cap atau batik cetak sementara batik tradisional yangdiproduksi dengan tulisan tangan menggunakan canting dan malam disebut batik tulis.




Jadi menurut teknik:

• Batik tulis adalah kain yang dihias dengan tekstur dan corak batik menggunakantangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.

Batik cap adalah kain yang dihias dengan tekstur dan corak batik yang dibentuk dengan cap (biasanya terbuat dari tembaga). Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktukurang lebih 2-3 hari.

Dalam perkembangannya lambat laun kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat

dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga istana, kemudianmenjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria Sedangkan ragam corak dan warna batik dipengaruhi oleh berbagai pengaruh asing Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas dan beberapa corak hanya boleh dipakaikalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar seperti para pedagang.



Kamis, 19 September 2024

Bunga Pertama di Luar Angkasa


 Bunga Pertama di Luar Angkasa

Dikutip dari Liputan6.com, Houston - Sepucuk bunga zinnia berwarna oranye dengan 13 kelopak menjadi bunga pertama yang mekar pada tanaman yang ditumbuhkan dalam keadaan tanpa gravitasi di ruang angkasa. Pada awalnya memang ada sejumlah masalah, tapi akhirnya bunga itu mekar juga. Zinnia merupakan sejenis bunga kertas yang berupa semak dan perdu kecil, berasal dari Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Meksiko. Bunga ini memiliki mahkota bunga yang tipis dan kaku, mirip dengan lembaran kertas. Bunga Zinnia, melansir Space, menjadi bunga pertama yang berhasil tumbuh di luar angkasa.

Astronot itu layak berbangga. Merekahnya bunga zinnia ini merupakan momen penting dalam ilmu pengetahuan, sekaligus merupakan pengakuan pada kerja kerasnya menyelamatkan tanaman yang hampir mati itu. Pada 27 Desember 2015, ia mengirimkan gambar dedaunan tanaman itu menggulung dan ditutupi lumut. "Tanaman kami sepertinya kurang baik. Bisa jadi masalah di Mars," tulisnya. Merujuk kepada blog NASA tentang eksperimen itu, wadah bibit tanaman bocor dan akarnya sempat kebanjiran. Kelly kemudian bergegas menyelamatkan tanaman itu.

Kini para ilmuwan terus memantau tanaman zinnia tersebut. Menurut Edgadget, langkah berikutnya yang akan mereka lakukan adalah menghasilkan makanan organik di ruang angkasa, dengan mengirimkan benih-benih tomat ke ISS pada 2018.


Dampak Masa Pandemi yang Berpengaruh pada Gangguan Kesehatan Mental Kaum Milenial dalam Menghadapi Bonus Demografi

Dampak Masa Pandemi yang Berpengaruh pada Gangguan Kesehatan   Mental  Kaum Milenial dalam Menghadapi Bonus Demografi     Dari sekian juta m...