Bunga Pertama di Luar Angkasa
Dikutip dari Liputan6.com, Houston - Sepucuk bunga zinnia berwarna oranye dengan 13 kelopak menjadi bunga pertama yang mekar pada tanaman yang ditumbuhkan dalam keadaan tanpa gravitasi di ruang angkasa. Pada awalnya memang ada sejumlah masalah, tapi akhirnya bunga itu mekar juga. Zinnia merupakan sejenis bunga kertas yang berupa semak dan perdu kecil, berasal dari Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Meksiko. Bunga ini memiliki mahkota bunga yang tipis dan kaku, mirip dengan lembaran kertas. Bunga Zinnia, melansir Space, menjadi bunga pertama yang berhasil tumbuh di luar angkasa.
Astronot itu layak berbangga. Merekahnya bunga zinnia ini merupakan momen penting dalam ilmu pengetahuan, sekaligus merupakan pengakuan pada kerja kerasnya menyelamatkan tanaman yang hampir mati itu. Pada 27 Desember 2015, ia mengirimkan gambar dedaunan tanaman itu menggulung dan ditutupi lumut. "Tanaman kami sepertinya kurang baik. Bisa jadi masalah di Mars," tulisnya. Merujuk kepada blog NASA tentang eksperimen itu, wadah bibit tanaman bocor dan akarnya sempat kebanjiran. Kelly kemudian bergegas menyelamatkan tanaman itu.
Kini para ilmuwan terus memantau tanaman zinnia tersebut. Menurut Edgadget, langkah berikutnya yang akan mereka lakukan adalah menghasilkan makanan organik di ruang angkasa, dengan mengirimkan benih-benih tomat ke ISS pada 2018.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar